BKAD Buleleng Gelar Pendampingan Penyusunan Peta Jabatan dan Anjab/ABK Bersama Bagian Organisasi
Singaraja, 22 April 2026 – Dalam rangka meningkatkan efektivitas dan efisiensi tata kelola organisasi, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan pendampingan penyusunan peta jabatan serta analisis jabatan (Anjab) dan analisis beban kerja (ABK). Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 22 April 2026, bertempat di Ruang Rapat BKAD Kabupaten Buleleng.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Bupati Buleleng Nomor 44 Tahun 2025 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja Badan Daerah. Melalui regulasi tersebut, perangkat daerah dituntut untuk mampu menyusun struktur organisasi yang tepat, didukung dengan pemetaan jabatan dan perhitungan kebutuhan pegawai yang akurat.
Pendampingan ini difasilitasi oleh Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng yang memberikan arahan teknis kepada tim penyusun di lingkungan BKAD. Fokus utama kegiatan meliputi penyusunan peta jabatan berdasarkan struktur organisasi terbaru dan proses bisnis, teknik penyusunan analisis jabatan untuk seluruh jabatan pelaksana dan fungsional, serta perhitungan analisis beban kerja guna menentukan kebutuhan pegawai secara proporsional.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai pentingnya keterkaitan antara peta jabatan, Anjab, dan ABK sebagai dasar dalam perencanaan kebutuhan SDM aparatur. Selain itu, pendampingan ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa setiap jabatan memiliki uraian tugas yang jelas, beban kerja yang terukur, serta jumlah pegawai yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan BKAD Kabupaten Buleleng mampu menyusun dokumen peta jabatan, Anjab, dan ABK secara komprehensif dan akuntabel, sehingga dapat mendukung peningkatan kinerja organisasi serta pelayanan publik yang lebih optimal.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan interaktif, ditandai dengan diskusi aktif antara tim BKAD dan Bagian Organisasi dalam mengidentifikasi kebutuhan riil di lapangan serta solusi atas berbagai kendala yang dihadapi.